Siapa pun pasti ingin merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam hidup dalam suasana yang penuh kesan dan tak terlupakan. Karena itu, tak sedikit yang merancang pesta pernikahan, ulang tahun, atau pertunangan dengan serius. Suasana pesta yang berbeda dan unik pun ingin digelar. Tak hanya tema unik, dekorasi ruang, dan jenis hidangan yang harus dipikirkan, tapi juga lokasi pesta.
DARI ARSITEKTUR GAYA TROPIS, MODERN HINGGA KOLONIAL
Kini, pilihan tempat pesta juga lebih variatif dengan adanya rumah pesta, galeri, maupun museum yang bisa disewa untuk umum. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Rumah-rumah pesta hadir dengan menawarkan gaya arsitektur dan interior khas, seperti modern kontemporer, etnis, ataupun tropis.
Di Rumah Kemang Timoer Toedjoeh, misalnya. Rumah yang didesain oleh PT Morposa Griya Cipta itu kental dengan gaya tropis yang eksotis. Rumah ini mampu menampung 300 orang, memiliki beberapa ruangan yang tidak disekat satu sama lain yang memberi kesan tenang, damai, dan relaks. Anda seperti digiring ke pedalaman desa yang asri jauh dari hiruk pikuk kota.
Kalau Anda mengidamkan pesta dengan sentuhan etnik, rumah Al’s Joglo bisa menjadi pilihan. Kesan etnik ini terlihat mulai dari pintu utama Al’s Joglo yang menggunakan materi kayu berukir. Di dalam ruang tamu terdapat 4 tiang penyangga dan atap kayu seperti gaya joglo. Rumah ini sebenarnya tak terlalu besar, kapasitasnya hanya untuk 150 orang.
Berbeda dari Al’s Joglo yang etnik, Galeri Taksu di Kemang bergaya kontemporer, yakni modern minimalis. Pesta apa pun bisa diselenggarakan di sini. Kekhasan Galeri Taksu antara lain adalah nuansa putih yang menonjol kuat. Di Galeri ini tidak ada ruang tertutup.
HARGA SEBUAH KENYAMANAN
Sering kali yang menjadi pertimbangan untuk mewujudkan pesta impian adalah ketersediaan dana. Untuk itu, pilihan lokasi pesta juga harus disesuaikan dengan anggaran Anda. Masing-masing tempat biayanya bervariasi. Di Al’s Joglo, harga sewanya terbilang murah, antara 500 ribu (untuk waktu selama 5 jam) hingga 3,5 juta rupiah. Ini juga tergantung dari banyaknya tamu yang diundang.
Adapun, harga sewa Museum Fatahillah, yang mempunyai kapasitas 3.000 orang itu, sekitar Rp15 juta hingga Rp21 juta, tergantung jumlah tamu yang diundang. Pihak pengelola tidak mau menyebut itu harga sewa, melainkan dalam bentuk kerja sama untuk biaya perawatan museum. “Dengan begitu, museum juga sekaligus berpromosi agar bisa dinikmati masyarakat luas, ujar Bachtiar, pengelola Museum Fatahillah.
Berbeda dari Museum Fatahillah dan Al’s Joglo, biaya sewa Galeri Taksu adalah Rp25 juta, tak peduli jumlah tamu. Pokoknya, kapasitas maksimalnya adalah 500 orang. “Kalaupun undangannya hanya 50 orang, tetap saja sewanya segitu, kata April.
Untuk Rumah Kemang Timoer Toedjoeh, biayanya boleh dikatakan cukup fantastis, yakni sekitar US$ 7.000 (kira-kira Rp63 juta), hanya untuk sewa tempat dengan durasi 8 jam. Tapi, tentu saja, suasana yang sangat eksklusif akan Anda dapatkan. Jika penyewa tidak mau repot, pihak manajemen juga bisa melengkapi semua kebutuhan pesta, dekorasi, makanan, juga hiburan yang diinginkan, tentu saja dengan biaya tersendiri.