Roti gandum, belakangan ini mulai jadi pilihan banyak orang. Selain demi alasan kesehatan, kandungan seratnya yang lebih tinggi juga bisa membuat perut menjadi kenyang lebih lama dibanding roti putih biasa. Apa saja sih seluk-beluk di balik roti gandum?
TERBUAT DARI APA?
Roti gandum terbuat dari whole wheat flour atau whole wheat coarse, yaitu tepung gandum utuh yang dalam proses penggilingannya hanya membuang kulit luarnya saja.
ROTI GANDUM ASLI
Di pasaran, tidak semua roti gandum sama. Ada yang hanya menyertakan sedikit whole wheat flour dan memberinya pewarna karamel agar terlihat mirip roti gandum asli. Beberapa hal yang bisa dijadikan indikator roti gandum yang berkualitas baik adalah:
Pori remah yang berwarna gelap dan memiliki butiran-butiran cokelat berasal dari kulit ari biji gandum.
Kulit roti (crust) yang lebih gelap dan kasar. Sekedar catatan, roti putih biasanya berkulit kuning keemasan dan rata.
Adanya tulisan “100% whole wheat flour” di kemasannya.
LEZAT DAN SEHAT
Roti gandum lebih sehat karena mengandung serat pangan yang lebih banyak dibanding roti putih. Serat pangan baik untuk saluran pencernaan, mengurangi resiko diabetes, dan kanker kolon.
TAHAN BERAPA LAMA?
Umur simpan roti gandum relatif sama dengan roti putih, yakni 3 - 5 hari di suhu ruang. Untuk umur penyimpanan yang lebih lama, roti gandum juga boleh disimpan di kulkas. Cukup dihangatkan dalam microwave supaya empuk kembali.
Baca juga info menarik lainnya di info kuliner femina 47,
edar: Senin, 27 November 2006